Senin, 05 Juni 2017

Fayakhun, Orang yang Tidak Mengendalikan Nafsunya dalam Cinta

Bagi Fayakhun, susah bagi orang yang berurusan dengan orang yang labil dalam hal ketahanan nafsu. Biasanya, orang-orang yang tidak bisa mengendalikan nafsunya adalah mereka yang tidak ajeg secara emosi dan rasio. Kalau orang yang sudah matang emosi dan rasio, dia tidak akan dikendalikan nafsu.

Fayakhun, Orang yang Tidak Mengendalikan Nafsunya dalam Cinta
fayakhun

Orang-orang seperti ini bagi Fayakhun, adalah orang yang mempunyai spiritualitas yang kuat. Akan selalu memahami peranannya sebagai hamba Allah yang berkewajiban mematuhi semua ketentuan yang dibuat-Nya.

Bagi Fayakhun, dia menganggap jangan menyalahkan nafsunya. Bagi Fayakhun, nafsu menjadi salah satu karakter yang melekat dalam diri manusia. Diusir gimana-gimana juga, si nafsu nggak bakal menyingkir. Justru yang nggak punya nafsu itu malaikat namanya.
Bagi Fayakhun, benalu itu sebenarnya ada pada kesadaran diri oran itu sendiri. Kalau kesadaran diri orang sudah tidak jelas titik tumpunya, gimana bisa membedakan mana yang salah mana yang benar? Menurut Fayakhun, ia tidak punya kesadaran sebagai manusia beragama, manusia berbudaya dan menusia beradab.

Pesan dari Fayakhun, jangan sampailah dari mata yang mengandung fungsi malaikat, malah berubah jadi petaka buatmu. Mulailah percintaanmu dari pandangan yang baik. Jalanilah percintaanmu dengan cara yang baik pula. Kalau sudah niat dan caranya baik, insyaAllah akan sampai pada tujuan yang baik.

Bagi Fayakhun, seperti halya manusia, setan makin kebelakang hari, kayaknya makin cerdik. Mungkin setan juga dituntut menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman. Kalau dulu setan menggoda adam dan hawa, hanya melalui rayuan manualya untuk makan buah khuldi, kini setan menggoda manusia dengan berbagai macam cara yang canggih dan modern.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar