Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta,
Fayakhun Andriadi beberapa tahun yang lalu pernah melontarkan gagasan bernas
terkait dunia alutsista di Indonesia. Fayakhun Andriadi menegaskan bahwa
Indonesia sudah saatnya menjadi negara yang memiliki swasembada alutsista.
Pada sebuah kesempatan, Fayakhun
Andriadi mengatakan bahwa PT Pindad yang merupakan salah satu pabrik yang
memproduksi alutsista di negeri ini sudah mampu jadi pionir swasembaga
alutsista.
"Jika PT
Pindad sudah mampu mendesain, merekayasa, memproduksi senjata laras pendek dan
laras panjang, bukankah sesungguhnya kita sudah (mulai menjalani) swasembada
pistol dan bedil," kata Fayakhun Andriadi mantap.
Fayakhun
Andriadi kemudian menjelaskan bahwa dengan pengalaman bertempur TNI dan
kemajuan dunia pertahanan Indonesia, sesungguhnya Indonesia sudah mampu untuk
memproduksi sebanyak-banyaknya senjata untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri
dan kemudian di jual ke luar.
Sayangnya, kata Fayakhun Andriadi,
pemerintah kadang malah menggunakan kredit ekspor dari negara lain untuk mengimpor
alutsista.
“Ini kan aneh. Harusnya
memberdayakan anak-anak dalam negeri yang sudah mampu membuat alutsista
sendiri. Bukan malah membeli alutsista dari luar,” tegas Fayakhun Andriadi.
Fayakhun menyebut bahwa PT Pindad
sudah mampu swasembada granat, mortir ukuran lima dan delapan serta meriam
kaliber menengah.
“Hal-hal seperti itu yang harus
didukung dan disebarluaskan. Kalau tidak kita sebarkan, mana orang-orang tahu
kalau bangsa kita sudah mampu memproduksi alutsista? Jangan terus-terusan kita
mengimpor senjata dari luar negeri, karena mungkin dengan cara itu, bisa
membuat ‘gemuk’ orang-orang tertentu,” jelas Fayakhun Andriadi.
Jika kita menggunakan senjata
produksi sendiri, lanjut Fayakhun, itu akan lebih menguntungkan negara. Dengan
kemampuan dan pengalaman yang dimiliki oleh PT Pindad, ia menganjurkan agar PT
Pindad selanjutnya mengembangkan swasembada roket serta peralatan yang terletak
pada awak.
“Peralatan yang saya maksud itu ya
seperti baju, sepatu, helm, rompi, pistol, bedil, granat hingga amunisinya,”
kata Fayakhun.
Sebagian besar item yang saya
sebutkan tadi, lanjut Fayakhun Andriadi sudah bisa kita produksi sendiri. Jadi
ngapain kita beli produk orang lain sementara kita punya dan bisa memproduksi
sendiri?
“Dengan fakta-fakta tersebut, sudah
seharusnya kita bisa swasembada alutsista beneran. Jangan lagi impor-impor
terus dari luar. Mereka keenakan produknya kita beli, sementara produk kita
tidak kita beli sendiri,” jelas Fayakhun.
Jangan lagi, lanjut FayakhunAndriadi, kita biarkan segelintir orang menikmati kebijakan impor alutsista.
Ayolah mandiri dan berdaulat di bidang alutsista.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar